Suka Blog Ini?

Ikut Dengan Email

Hati Seorang Isteri

25 April 2011

200 : Diam Yang Memendam

Lama aku berdiam. Sekadar memerhati. Diam bukannya tanda setuju. Tapi diam yang menyimpan dendam. Dendam yang belum dapat dilunaskan. Makin lama makin bergelodak jiwa ini. Makin aku berdiam makin lantang mereka bersuara. Makin rancak tarian kata yang mereka lontarkan. Biarkan kerana akan tiba waktunya suara-suara itu akan bisu.


Diam bukan bererti kalah. Tapi diam mengumpul kekuatan diri. Dan apabila  tiba saatnya nanti, diam ini akan bersuara. Menepis hujah-hujah dangkal manusia hipokrit yang bertopeng pejuang bangsa dan agama tapi sebenarnya merekalah petualang yang akan merobek jiwa anak bangsa yang kian layu.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...